TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU - Delapan hari turun langsung ke masyarakat menjadi pengalaman tersendiri bagi IPTU Robbyanli Dewa Putra dalam menjalankan misi kemanusiaan Satgas Edukasi Pencegahan Karhutla Lemdiklat Polri di Kabupaten Sekadau.
Hal itu disampaikan Robbyanli saat kegiatan pelepasan Satgas Edukasi Pencegahan Karhutla Lemdiklat Polri di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau, Kamis (3/9/2026). Penugasan berlangsung sejak 27 Agustus 2026 dengan menyasar sejumlah wilayah di Kabupaten Sekadau.
Selama bertugas, IPTU Robbyanli bersama tim melaksanakan edukasi dan dialog dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Sekadau Hulu, Nanga Taman, Nanga Mahap dan Sekadau Hilir. Dari kegiatan tersebut, ia melihat setiap wilayah memiliki karakter masyarakat dan kondisi yang berbeda.
"Pendekatan yang kami lakukan lebih mengedepankan komunikasi dan dialog, sehingga masyarakat dapat menyampaikan kondisi maupun persoalan yang mereka hadapi secara langsung," ujar IPTU Robbyanli.
Menurutnya, pertemuan dengan masyarakat tidak hanya menjadi kesempatan untuk menyampaikan bahaya dan dampak Karhutla terhadap kesehatan, lingkungan serta perekonomian. Lebih dari itu, Satgas juga memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi lingkungan dan persoalan pengelolaan lahan di masyarakat.
Respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut, lanjut IPTU Robbyanli, cukup baik. Warga menerima kehadiran Satgas dan terbuka menyampaikan berbagai informasi mengenai kondisi di wilayah masing-masing. Hal itu menjadi masukan bagi tim dalam memahami upaya pencegahan Karhutla secara lebih dekat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Sekadau dan Polsek jajaran yang telah mendampingi serta memberikan dukungan selama pelaksanaan kegiatan. Sinergi tersebut sangat membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan di lapangan," katanya.
IPTU Robbyanli berharap edukasi yang telah diberikan tidak berhenti setelah Satgas meninggalkan Sekadau. Menurutnya, pesan pencegahan Karhutla perlu terus diteruskan oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat dan warga di lingkungannya masing-masing.
"Semoga materi dan edukasi yang telah kami sampaikan dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kesadaran bersama untuk mencegah Karhutla dapat terus meningkat," pungkasnya.
Penulis : NR
Editor : Arg
Editor : Arg
Publish : Humas Polres Sekadau



0 komentar:
Posting Komentar