HEADLINE


Statistik


Home » , , » Polsek Sekadau Hilir dan Damkar Salurkan 20 Ribu Liter Air ke Warga Bokak Sebumbun

Polsek Sekadau Hilir dan Damkar Salurkan 20 Ribu Liter Air ke Warga Bokak Sebumbun

TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU Kemarau membuat kebutuhan air bersih warga Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, kembali meningkat. Desa tersebut hingga kini belum terhubung jaringan PDAM sehingga distribusi air masih dibutuhkan ketika persediaan warga mulai menipis.

Polsek Sekadau Hilir bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau kembali menyalurkan 20 ribu liter air bersih kepada warga, Rabu (26/8/2026).

Sebanyak 12 ribu liter air disalurkan ke RT 003 Dusun Bokak. Sementara 8 ribu liter lainnya dikirim ke Dusun Ensibau, Dusun Entada, Desa Bokak Sebumbun.

Satu unit mobil pemadam kebakaran digunakan untuk mengangkut air ke lokasi. Setibanya di permukiman, personel membantu warga mengisi air ke berbagai wadah yang telah disiapkan, mulai dari jeriken, galon, ember hingga drum.

Distribusi tersebut bukan kali pertama dilakukan. Desa Bokak Sebumbun menjadi salah satu wilayah yang cukup rutin mendapat pasokan air bersih selama musim kemarau. Air yang diterima warga umumnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama sekitar tiga hari.

Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam mengatakan, kondisi tersebut membuat distribusi kembali dilakukan ketika persediaan air warga mulai menipis.

"Untuk Desa Bokak Sebumbun memang cukup rutin kita lakukan penyaluran air bersih. Air yang disalurkan biasanya dapat bertahan kurang lebih tiga hari, setelah itu masyarakat kembali membutuhkan pasokan," kata IPTU Agustam.

Penyaluran dilakukan dengan melihat kondisi masyarakat di lapangan. Personel Polsek Sekadau Hilir juga berkoordinasi dengan kepala dusun dan ketua RT untuk mengetahui ketersediaan serta kebutuhan air warga.

"Setiap penyaluran kami berkoordinasi dengan perangkat desa maupun RT untuk mengetahui kondisi masyarakat. Jadi air yang disalurkan bisa langsung membantu warga yang memang membutuhkan," ujarnya.

IPTU Agustam mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan perangkat desa akan terus dilakukan selama kebutuhan air bersih masih dirasakan masyarakat.

"Kami akan terus berkoordinasi untuk melihat kebutuhan masyarakat di lapangan. Selama kondisi sumber air warga belum mencukupi, kami akan berupaya membantu melalui distribusi air sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.


Penulis : NR
Editor    : Arg

0 komentar:

Posting Komentar