HEADLINE


Statistik


Home » , » Sambang Duka Tokoh Agama Islam Sekadau, Polisi Bantu Angkat Keranda

Sambang Duka Tokoh Agama Islam Sekadau, Polisi Bantu Angkat Keranda

TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU - Suasana duka menyelimuti Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis (9/4/2026), atas wafatnya tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama Islam di Kabupaten Sekadau, almarhum H. Safawi.

Sebagai bentuk penghormatan, personel Satbinmas Polres Sekadau hadir melaksanakan sambang duka di kediaman almarhum di Jalan Pelajar. Kehadiran tersebut menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat.

Dalam prosesi pemakaman, personel Satbinmas bersama warga turut membantu mengangkat keranda jenazah hingga mengantarkannya ke kendaraan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Al Falah. Suasana berlangsung khidmat, mencerminkan empati dan kebersamaan yang terjalin erat di tengah masyarakat.

Almarhum H. Safawi meninggal dunia pada Kamis dini hari di kediamannya. Semasa hidup, ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan keagamaan Islam serta memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat di Kabupaten Sekadau.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam prosesi tersebut, di antaranya Kabag Binmas Islam Kemenag Kabupaten Sekadau H. Abdillah, Ketua Masjid Agung Sultan Anum H. Dja’far A. Rachman, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum. Hadir pula KBO Satbinmas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan bersama personel.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa kehadiran anggota Satbinmas merupakan bagian dari komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Polri hadir dalam sisi kemanusiaan. Kehadiran anggota Satbinmas Polres Sekadau di tengah warga yang berduka merupakan bentuk empati dan kepedulian,” ujar Triyono.

Ia menambahkan, hal tersebut sejalan dengan semangat Polri Untuk Masyarakat, di mana kehadiran Polri diharapkan mampu memberikan dukungan moral serta mempererat hubungan dengan masyarakat.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam prosesi ini menjadi gambaran kuatnya nilai gotong royong dan solidaritas yang masih terjaga. Sosok almarhum pun dikenang sebagai figur yang bersahaja dan berperan aktif dalam membina kehidupan keagamaan Islam.

“Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga mewariskan keteladanan tentang pengabdian dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, yang akan terus hidup di tengah warga Sekadau,” tuturnya.


Penulis : NR
Editor    : Arg

0 komentar:

Posting Komentar