HEADLINE


Statistik


Home » , » Polisi Bersama Masyarakat, Panen Jagung di Sekadau Capai 13,4 Ton

Polisi Bersama Masyarakat, Panen Jagung di Sekadau Capai 13,4 Ton

TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU
- Panen jagung di Kabupaten Sekadau terus berlangsung. Dalam dua hari, 6-7 Oktober 2026, sekitar 13,4 ton jagung dengan bonggol dipanen warga dari dua lahan di Kecamatan Nanga Taman dan Nanga Mahap.

Panen pertama berlangsung di lahan Poktan Makmur Tani, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Selasa (6/10). Dari lahan seluas sekitar 1 hektare, hasil panen mencapai kurang lebih 6.400 kilogram jagung hibrida.

Sehari berikutnya, panen dilakukan di lahan milik Selamet di Desa Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap. Dari lahan sekitar 1 hektare, warga memperoleh sekitar 7 ton jagung dengan bonggol.

Di kedua lokasi, warga terlibat langsung dalam proses pemanenan. Personel Polri yang menjalankan Program Ketahanan Pangan juga hadir di tengah aktivitas warga, mulai dari melihat tanaman hingga membantu proses panen.

Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan hasil panen tersebut menjadi bagian dari proses yang dijalankan bersama masyarakat.

"Warga yang menanam, merawat, sampai memanen. Bintara Penggerak Ketahanan Pangan ikut mendampingi di lapangan dan melihat langsung hasilnya,” kata Iwan.

Selain panen, pemantauan tanaman juga dilakukan di Desa Melanjan Raya, Kecamatan Belitang Hilir, Rabu (7/10). Bintara Ketahanan Pangan Brigpol Simatupang bersama pemilik lahan Mardianto melakukan pengubinan pada tanaman jagung seluas 1 hektare.

Dari sampel berukuran 2,5 x 2,5 meter, terdapat 32 batang jagung dan 30 tongkol. Berat jagung mencapai 6 kilogram sebelum dipipil dan 5 kilogram setelah dipipil. Hasil penghitungan tersebut memperkirakan produktivitas sekitar 8 ton jagung pipilan per hektare.

Menurut Iwan, panen dan pengukuran hasil dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman yang dikelola masyarakat.

"Kita ingin melihat lahan yang dikelola masyarakat benar-benar menghasilkan. Karena itu, personel bersama warga mengikuti prosesnya, dari tanam sampai panen," ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan di Kabupaten Sekadau. Kehadiran personel di lapangan sekaligus menjadi bentuk Polisi Bersama Masyarakat dalam mendukung warga mengelola lahan pertanian.


Penulis : NR
Editor    : Arg

0 komentar:

Posting Komentar