HEADLINE


Statistik


Home » , , , » ISPU Sekadau Hilir 96, Polres Sekadau Ajak Warga Cegah Sumber Asap

ISPU Sekadau Hilir 96, Polres Sekadau Ajak Warga Cegah Sumber Asap

TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU
- Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Sekadau Hilir tercatat 96 atau masuk kategori sedang pada Senin (12/10/2026) pagi. Di tengah kondisi tersebut, Polres Sekadau mengingatkan masyarakat agar tidak menambah sumber asap, terutama dari pembakaran lahan dan sampah secara terbuka.

Berdasarkan pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup di Stasiun Sekadau Hilir pukul 07.00 WIB, PM2.5 menjadi parameter kritis dengan konsentrasi rata-rata 24 jam sebesar 52 µg/m³. Angka ini menggambarkan kondisi di sekitar stasiun pemantauan dan tidak serta-merta mewakili kualitas udara di seluruh Kabupaten Sekadau.

Di sisi lain, Kementerian Kehutanan mencatat 13 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalimantan Barat hingga Jumat (9/10) pukul 21.00 WIB, bertambah dari 12 titik pada hari sebelumnya. Titik panas merupakan indikasi anomali suhu yang terdeteksi satelit sehingga masih perlu diverifikasi sebelum dipastikan sebagai kejadian kebakaran.

BMKG juga memprakirakan potensi hujan sedang di Kabupaten Sekadau pada Senin (12/10). Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena kondisi cuaca dapat berbeda di setiap lokasi dan tidak menghilangkan risiko kebakaran sepenuhnya.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt Kasi Humas IPDA Iwan Kurniawan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Untuk kondisi saat ini, mari kita menahan diri dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar,” imbau Iwan.

Ia mengajak masyarakat mengelola sisa tanaman dengan cara yang lebih aman, misalnya menjadikannya mulsa atau mengolahnya menjadi kompos. Pembakaran sampah di area terbuka juga perlu dihindari karena asapnya dapat menambah pencemaran udara, sementara api berisiko merambat ke vegetasi di sekitarnya.

Iwan juga meminta warga segera melapor kepada petugas apabila melihat asap atau indikasi kebakaran. Informasi lokasi yang jelas akan membantu petugas menindaklanjuti laporan dan memeriksa kondisi di lapangan.

“Kami mengajak masyarakat menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana yang bisa dilakukan setiap hari. Jangan menambah sumber asap dan segera laporkan jika menemukan indikasi kebakaran. Mencegah sumber api sejak awal merupakan langkah bersama untuk menekan risiko Karhutla dan menjaga kesehatan masyarakat,” tutupnya.


Penulis : NR
Editor    : Arg

0 komentar:

Posting Komentar