TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU - Bintara Penggerak Ketahanan Pangan bersama masyarakat menanam jagung hibrida di tiga kecamatan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Total lahan yang ditanami mencapai 7,3 hektare.
Penanaman berlangsung pada Jumat-Sabtu (2-3/10/2026) di Kecamatan Belitang Hulu, Sekadau Hulu dan Nanga Mahap. Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan.
"Ketahanan pangan membutuhkan proses yang berkelanjutan. Saat ada lahan yang selesai dipanen, kita juga terus mendorong penanaman di lahan lainnya agar produksi dapat terus berjalan," kata Iwan, Sabtu (3/10).
Penanaman pertama dilakukan di Desa Kumpang Ilong, Kecamatan Belitang Hulu, Jumat (2/10). Lahan monokultur milik Ade Tono seluas 2,5 hektare ditanami 21 bungkus benih jagung hibrida Macho Bisi 235. Kegiatan melibatkan Ps. Kanit Binmas Polsek Belitang Hulu Aipda Agung, sukarelawan dan warga.
Pada Sabtu (3/10), penanaman dilanjutkan di Desa Sungai Sambang, Kecamatan Sekadau Hulu. Lahan pertanian milik Mohtar seluas sekitar 3 hektare ditanami 35 kilogram benih jagung hibrida. Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Bripka Dennis Sinaga dan Bripka William Gastelly turut mendampingi kegiatan bersama masyarakat.
Di hari yang sama, penanaman dilakukan di Dusun Cenayan, Desa Cenayan, Kecamatan Nanga Mahap. Lahan monokultur milik Rosianus seluas 1,8 hektare ditanami 18 bungkus benih jagung hibrida Syngenta NK6172 Perkasa. Kegiatan didampingi Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Briptu Ibnu bersama sukarelawan dan lima pekerja.
Jika ditotal, penanaman di tiga lokasi tersebut mencakup 7,3 hektare lahan. Iwan mengatakan keberlanjutan pengelolaan lahan menjadi salah satu hal yang terus didorong dalam program ketahanan pangan.
"Setelah satu musim penanaman ini selesai, kami berharap masyarakat kembali mengolah lahannya sehingga kegiatan pertanian terus berjalan dan lahan yang tersedia tetap produktif," pungkasnya.
Penulis : NR
Editor : Arg
Editor : Arg
Publish : Humas Polres Sekadau



0 komentar:
Posting Komentar