HEADLINE


Statistik


Home » , , » Sinergi di Tengah Kemarau, TNI-Polri dan Warga Sekadau Gelar Sholat Istisqa

Sinergi di Tengah Kemarau, TNI-Polri dan Warga Sekadau Gelar Sholat Istisqa

TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI bersama masyarakat melaksanakan Sholat Istisqa di Masjid Al-Falah, Jalan Kapuas, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di tengah kondisi kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Sekadau.

Kegiatan dihadiri Dantim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI Brigjen Hendri Wijaya, Danramil Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra, Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam, Ketua KUA Kecamatan Sekadau Hilir Sigit Eliyadi, Ketua Masjid Besar Al-Falah Sekadau H. Isnaini, personel Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI serta jamaah Sholat Istisqa.

Dantim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI Brigjen Hendri Wijaya mengatakan, pelaksanaan Sholat Istisqa dilakukan sebagai bentuk ikhtiar di tengah kemarau panjang yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

“Kita berkumpul di sini bukan tanpa sebab. Beberapa bulan terakhir wilayah Kabupaten Sekadau, khususnya Kecamatan Sekadau Hilir, dilanda kemarau panjang. Kita khawatir titik api karhutla mulai bermunculan,” ujar Brigjen Hendri Wijaya.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak, tetapi membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami datang untuk bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Sekadau untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla,” katanya.

Di tengah upaya pencegahan karhutla, Sholat Istisqa juga menjadi bagian dari doa dan ikhtiar masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.

“Semoga dengan Sholat Istisqa ini, Allah SWT mengabulkan doa kita. Menurunkan hujan yang membawa berkah, bukan membawa musibah,” harapnya.

Sholat Istisqa dilaksanakan dengan Ustad Muhammad Roisul Umam bertindak sebagai imam. Sementara khotbah disampaikan Ketua KUA Kecamatan Sekadau Hilir Sigit Eliyadi.

Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama menghadapi kondisi kemarau sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Dalam kondisi kemarau seperti saat ini, kami mengimbau masyarakat untuk sementara menunda pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Ini merupakan langkah antisipasi bersama untuk mencegah munculnya titik api dan meluasnya karhutla,” ujar IPTU Agustam.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun potensi terjadinya kebakaran.

“Pencegahan karhutla membutuhkan peran semua pihak. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran, sehingga kondisi kemarau ini tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus diperkuat dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Melalui Sholat Istisqa tersebut, seluruh jamaah juga memanjatkan doa agar hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Sekadau.


Penulis : NR
Editor    : Arg

0 komentar:

Posting Komentar