HEADLINE


Statistik


Home » » Lewat Mobil Binmas, Bripka Stepanus Ingatkan Warga Soal Karhutla dan Kabut Asap

Lewat Mobil Binmas, Bripka Stepanus Ingatkan Warga Soal Karhutla dan Kabut Asap

TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU
Suara imbauan terdengar dari mobil penyuluhan Binmas, Satbinmas Polres Sekadau saat berada di kawasan Terminal Lawang Kuari, Kecamatan Sekadau Hilir, Senin (21/9/2026). Pesan yang disampaikan kali ini berkaitan dengan Karhutla dan kondisi udara yang masih berasap.

Ps. Kanit Binpolmas Satbinmas Polres Sekadau Bripka Stepanus Junaidi menggunakan mobil Penling untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar terminal. Dengan pengeras suara, ia mengingatkan warga agar lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Salah satu yang ditekankan adalah pembukaan lahan. Masyarakat diminta tidak membakar lahan, terlebih kondisi kemarau membuat bahan-bahan kering di sekitar lahan lebih mudah terbakar dan api berisiko cepat meluas.

“Sekarang kondisi masih kemarau, jadi kami mengimbau masyarakat supaya tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kalau pembakaran masih bisa ditunda, sebaiknya ditunda dulu,” kata Stepanus.

Imbauan itu juga berkaitan dengan kabut asap yang masih dirasakan masyarakat. Menurut Stepanus, aktivitas pembakaran di tengah kondisi seperti sekarang tidak hanya berisiko menimbulkan kebakaran, tetapi juga menambah asap yang dapat mengganggu warga.

Karena itu, masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker. Imbauan tersebut terutama disampaikan kepada warga yang berada di kawasan terbuka atau lokasi dengan kondisi udara yang berasap.

“Kalau harus beraktivitas di luar, gunakan masker. Kami berharap masyarakat ikut menjaga kondisi lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang bisa menambah asap,” ujarnya.

Penerangan keliling menjadi salah satu cara Satbinmas menyampaikan pesan secara langsung di tengah aktivitas masyarakat. Dari kawasan terminal, pesan yang dibawa sederhana: pembakaran lahan yang masih bisa ditunda, sebaiknya ditunda, terutama saat kondisi kemarau dan kabut asap masih terjadi.


Penulis : NR
Editor    : Arg

0 komentar:

Posting Komentar