TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU - Jajaran Polsek Nanga Mahap memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), pemerintah desa, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan perusahaan dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Rabu (5/8/2026).
Penguatan koordinasi itu dilakukan dalam rapat kesiapsiagaan yang digelar di Gedung Balai Batomu, Kecamatan Nanga Mahap. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Nanga Mahap Ipda Andre, Camat Nanga Mahap W. Franseda, Danramil 1204-18/Nanga Mahap Serma M. Ardi Saputra, kepala desa, ketua adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan perusahaan di Nanga Mahap.
Kapolsek Nanga Mahap IPDA Andre mengatakan upaya pencegahan karhutla memerlukan kerja sama seluruh pihak, mengingat potensi kebakaran tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja. Karena itu, koordinasi hingga tingkat desa perlu diperkuat agar setiap potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak dini.
"Seluruh desa diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan, menyiapkan sarana pendukung, membentuk tim penanganan karhutla, serta terus mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan," ujar IPDA Andre.
Camat Nanga Mahap W. Franseda mengingatkan kondisi cuaca panas dan aktivitas pembukaan lahan saat ini memerlukan perhatian bersama. Menurutnya, kelalaian saat membuka lahan berisiko memicu kebakaran yang berdampak pada lingkungan, kesehatan masyarakat akibat kabut asap, hingga terganggunya aktivitas transportasi.
Sementara itu, Danramil 1204-18/Nanga Mahap Serma M. Ardi Saputra mengatakan keberadaan sejumlah titik panas (hotspot) menjadi peringatan agar seluruh unsur meningkatkan kewaspadaan. Ia menilai penanganan sejak awal menjadi langkah penting agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Dalam rapat tersebut, seluruh peserta juga sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, perusahaan, serta masyarakat. Langkah itu diharapkan mampu mempercepat deteksi dini dan respons apabila ditemukan potensi kebakaran di wilayah Kecamatan Nanga Mahap.
Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menekan risiko karhutla selama musim kemarau, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlangsungan aktivitas di Kabupaten Sekadau.
Penulis : NR
Editor : Arg
Editor : Arg
Publish : Humas Polres Sekadau



0 komentar:
Posting Komentar