HEADLINE


Statistik


Home » , » Antrean Kendaraan di SPBU Picu Kemacetan, Pamapta Polres Sekadau Turun Atur Lalu Lintas

Antrean Kendaraan di SPBU Picu Kemacetan, Pamapta Polres Sekadau Turun Atur Lalu Lintas

TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU Antrean kendaraan di SPBU Jalan Merdeka Timur Kilometer 4, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, mencapai sekitar 130 meter dan sempat mengganggu arus lalu lintas, Minggu (9/8/2026) siang. Pamapta Polres Sekadau turun mengatur antrean hingga arus kendaraan kembali lancar.

Pamapta Regu III Polres Sekadau AIPTU Oky mengatakan, informasi mengenai kepadatan disampaikan masyarakat melalui Call Center 110 Polri sekitar pukul 11.15 WIB. Lima menit kemudian, ia bersama personel piket Lantas dan Samapta tiba di lokasi.

"Setelah mendapat informasi, kami langsung ke lokasi untuk melihat kondisi antrean dan mengatur arus lalu lintas," kata Oky.

Menurut Oky, kepadatan terjadi karena truk yang mengantre solar membentuk dua baris di sisi kiri dari arah Sekadau menuju Sintang. Kondisi itu membuat ruang antrean kendaraan yang hendak mengisi Pertalite menjadi terbatas. Akibatnya, antrean mobil Pertalite memanjang hingga memakan badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.

"Truk yang mengantre solar sampai dua baris, sehingga ruang untuk antrean Pertalite menjadi terbatas. Akibatnya, mobil yang mengantre Pertalite memanjang sampai badan jalan dan membuat arus lalu lintas tersendat," jelas Oky.

Petugas kemudian menata antrean truk solar agar tidak menghambat kendaraan lainnya. Pihak SPBU juga diminta membuka dua jalur pengisian Pertalite agar antrean mobil lebih cepat bergerak. Langkah tersebut dilakukan karena sebelum SPBU dari arah Sekadau menuju Sintang terdapat tanjakan. Jika antrean terus memanjang, kepadatan dikhawatirkan mendekati tanjakan dan mengganggu kendaraan yang melintas.

"Kami minta antrean truk solar ditata agar tidak menghambat kendaraan lainnya. Pihak SPBU juga kami minta membuka dua jalur Pertalite supaya antrean tidak semakin panjang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan," ujar Oky.

Sekitar 30 menit setelah dilakukan pengaturan, antrean mulai terurai. Truk yang mengantre solar sudah tertata, sementara dua jalur Pertalite membuat antrean mobil lebih cepat bergerak. Arus lalu lintas di sekitar SPBU pun kembali normal dan lancar.

"Kami mengimbau pengemudi yang mengantre BBM tetap mengikuti jalur yang sudah diatur dan tidak mengganggu arus kendaraan di jalan. Dengan antrean yang tertib, aktivitas di SPBU tetap berjalan dan pengguna jalan lainnya bisa melintas dengan lancar," pungkas Oky.


Penulis : NR
Editor    : Arg

0 komentar:

Posting Komentar