TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU - Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Dalam beberapa hari terakhir, panen jagung hibrida digelar di sejumlah desa dengan melibatkan perangkat desa, kelompok tani, serta pendampingan dari Bhabinkamtibmas.
Kegiatan panen tersebar di beberapa lokasi, antara lain Desa Selalong, Seberang Kapuas, Beringkai Raya, Desa Semabi, hingga Desa Merapi. Pelaksanaan panen melibatkan perangkat desa, sukarelawan, kelompok tani, serta mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Sekadau Hilir AKP Burhan Nuddin melalui Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Polsek Sekadau Hilir melalui para Bhabinkamtibmas terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan tidak produktif untuk ditanami tanaman pangan. Selain mendukung ketersediaan pangan, hasil panen juga membantu perekonomian warga,” kata AKP Triyono, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan, panen dimulai pada Sabtu (7/2) di Dusun Tapang Muntik, Desa Selalong. Jagung hibrida yang ditanam di lahan seluas sekitar 1 hektare berhasil dipanen sebanyak 376 kilogram dalam bentuk bongkol dan dimanfaatkan warga sebagai pakan ternak.
Masih pada hari yang sama, panen juga dilaksanakan di Dusun Sungai Akar, Desa Seberang Kapuas. Jagung hibrida yang ditanam di lahan fasilitas umum seluas sekitar 1,7 hektare tersebut menghasilkan panen sekitar 430 kilogram. Hasil panen dijual kepada warga sekitar untuk kebutuhan pakan ternak.
Keesokan harinya, Minggu (8/2), panen dilanjutkan di Dusun Kapuas, Desa Seberang Kapuas, dengan hasil sekitar 200 kilogram dari lahan monokultur seluas 0,3 hektare. Pada hari yang sama, dua lokasi panen juga digelar di Desa Beringkai Raya. Dari lahan seluas kurang lebih 1 hektare diperoleh hasil 430 kilogram, sementara lahan milik pemerintah desa seluas sekitar 0,4 hektare menghasilkan 310 kilogram jagung bongkol. Seluruh hasil panen dimanfaatkan warga untuk pakan ternak.
Masih di hari Minggu, panen juga dilakukan di Dusun Tapang Sepati, Desa Semabi. Jagung jenis BISI-2 yang ditanam di lahan monokultur seluas 1 hektare menghasilkan sekitar 500 kilogram, dengan pendampingan Bhabinkamtibmas bersama pemilik lahan dan warga sekitar.
Rangkaian panen berlanjut pada Senin (9/2) di Desa Merapi. Bertempat di lahan tanah kas desa yang berlokasi di Dusun Nanga Gonis, panen jagung BISI-2 di lahan seluas 1 hektare menghasilkan sekitar 400 kilogram. Hasil panen tersebut dijual kepada warga setempat untuk pakan ternak, sementara sebagian disiapkan kembali sebagai bibit tanam.
AKP Triyono menjelaskan, jagung yang dipanen tersebut merupakan tanaman yang ditanam pada kuartal IV tahun 2025. Sementara untuk kuartal I tahun 2026, jajaran Polres Sekadau telah kembali melakukan penanaman jagung di sejumlah lokasi sebagai bentuk kesinambungan program ketahanan pangan.
“Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di tingkat desa,” pungkasnya.
Penulis : NR
Editor : Arg
Editor : Arg
Publish : Humas Polres Sekadau




0 komentar:
Posting Komentar