TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU - Festival Melayu IV Kabupaten Sekadau Tahun 2026 resmi dibuka pada Sabtu (31/1/2026) di Rumah Melayu Kabupaten Sekadau, Jalan Merdeka Barat, Kecamatan Sekadau Hilir. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Sekadau Aron dan akan berlangsung hingga 3 Februari 2026.
Pembukaan festival dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya, Wakil Ketua DPRD Jeffray Raja Tugam, Sekda Kabupaten Sekadau Mohammad Isa, Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri, Danramil Sekadau Hilir Kapten Inf. Sy. Mahendra, Raja Kusuma Negara Sekadau Pangeran Agung Sri Negara II Gusti Muhammad Effendi, Ketua PKK Kabupaten Sekadau Ny. Magdalena Susilawati Aron, Ketua MABM Kabupaten Sekadau H. Syafi’i Yanto, Ketua Panitia Abang Irwandi, kepala SKPD, tokoh agama, adat, pemuda, serta sekitar ratusan pengunjung.
Ketua Panitia Festival Melayu IV, Abang Irwandi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi, pelestarian budaya Melayu, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi lokal. Festival ini mengusung tema “Menjunjung Tuah, Menjaga Marwah”.
“Festival Melayu IV Sekadau menampilkan berbagai lomba, seperti Dendang Melayu, Tari Japin Kreasi, Lomba Bertutur, Bersyair, Berbalas Pantun, hingga Lomba Busana Melayu Anak-anak. Selain itu juga ada jalan sehat, senam aerobik, dan penampilan artis lokal Ali Akbar Kemarauan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri mewakili Kapolres menyampaikan bahwa budaya Melayu merupakan adat yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang bersendikan Kitabullah. Ia menyambut baik pelaksanaan festival sebagai upaya pelestarian budaya agar tidak hilang ditelan zaman.
“Budaya harus menjadi perekat persatuan dan mampu mempersempit potensi konflik. Melalui kegiatan ini diharapkan situasi kamtibmas tetap kondusif serta nilai-nilai luhur budaya Melayu dapat diwariskan kepada generasi muda,” kata Kompol Bakri.
Ketua MABM Kabupaten Sekadau H. Syafi’i Yanto menuturkan bahwa Festival Melayu menjadi bagian penting dalam melestarikan adat budaya Melayu di tengah pembangunan daerah. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau atas dukungan penuh, serta apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Bupati Sekadau Aron menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MABM Kabupaten Sekadau atas terselenggaranya Festival Melayu IV Tahun 2026.
“Festival ini bukan sekadar hiburan atau seremonial, tetapi wujud nyata kecintaan kita dalam merawat, melestarikan, dan mengembangkan khazanah budaya Melayu di Bumi Lawang Kuari. Takkan Melayu hilang di bumi, semangat inilah yang harus terus kita tanamkan,” terangnya.
Menurut Aron, Festival Melayu juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat Kabupaten Sekadau yang majemuk. Dengan memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, ia secara resmi membuka Festival Melayu IV Kabupaten Sekadau Tahun 2026.
Untuk mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan yang digelar selama empat hari tersebut, Polres Sekadau menurunkan sebanyak 175 personel pengamanan yang dipimpin oleh masing-masing Perwira Pengendali (Padal).
Penulis : NR
Editor : Arg
Editor : Arg
Publish : Humas Polres Sekadau




0 komentar:
Posting Komentar