TRIBRATANEWSPOLRESSEKADAU - Polres Sekadau melaksanakan pengamanan secara maksimal pada kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-4 Pondok Pesantren Zainul Maarif sekaligus peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 yang digelar di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, Rabu (18/1/2026).
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono, mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh sejak tahap persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
“Pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan melibatkan personel Polres Sekadau serta BKO Brimob Polda Kalbar. Fokus utama kami adalah menjamin keamanan jamaah, tamu undangan, serta kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung,” kata AKP Triyono, Kamis (29/1).
Sebelum pelaksanaan kegiatan, Polres Sekadau menggelar apel pengecekan personel pada pukul 14.00 WIB di Mapolres Sekadau yang dipimpin Kabagops Polres Sekadau AKP Sugiyanto. Apel dilanjutkan dengan apel persiapan pengamanan pada pukul 18.30 WIB di halaman Ponpes Zainul Maarif.
Dalam arahannya, Kabagops menekankan agar seluruh personel memahami rencana pengamanan, mengetahui titik-titik rawan, jalur kedatangan dan kepulangan tamu, serta mengedepankan sikap humanis dan profesional saat bertugas.
Pengamanan inti dimulai pukul 19.30 WIB bersamaan dengan dimulainya acara Harlah yang dihadiri sekitar 1.000 jamaah dari berbagai wilayah. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Sekadau Subandrio, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Raja Kusuma Negara Sekadau, Pangeran Agung Gusti Muhammad Effendi Sri Negara II, Kemenag, tokoh agama, serta penceramah KH Ahmad Muwafiq dari Yogyakarta.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 23.30 WIB. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol,” tegas AKP Triyono.
Pengamanan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri, dengan total kekuatan 126 personel, terdiri dari 100 personel Polres Sekadau dan 26 personel BKO Brimob Polda Kalbar.
“Usai kegiatan, rombongan KH Ahmad Muwafiq langsung kembali menuju Kota Pontianak. Polres Sekadau memastikan situasi wilayah tetap kondusif pasca kegiatan,” pungkas AKP Triyono.
Penulis : NR
Editor : Arg
Editor : Arg
Publish : Humas Polres Sekadau




0 komentar:
Posting Komentar